Helikopter Bom Air BNPB Dikerahkan Untuk Padamkan Karhutla di Dumai

banner 160x600

riaubertuah.id

Riaubertuah, Dumai - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau mengerahkan helikopter bom air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai yang saat ini masih belum padam dan menimbulkan asap tebal.

Kepala Pelaksana BPBDPK Riau Edy M Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur menyampaikan di Kota Dumai ada lima titik karhutla. Helikopter dikerahkan ke Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai dengan kondisi masih ada titik api dan asap tebal sehingga dilakukan pemadaman dari udara dan pendinginan.

"Pemadaman dari udara oleh Helikopter 'water bombing' Badan Nasional Penanggulangan Bencana hari ini dilakukan di Kelurahan Mundam Dumai," katanya di Pekanbaru,Kamis.

Dilansir dari Antara Riau, selain itu, ada juga kebakaran Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur sebanyak tiga titik. Kondisi saat ini masih ada titik api dan asap tebal sehingga dilakukan juga pemadaman darat dan udara.

Selain itu masih di Dumai juga ada karhutla di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai. Akan tetapi kondisi hanya berasap tipis dan sudah dilakukan pendinginan.

Dia menyampaikan, di Wilayah Riau lainnya yakni Kabupaten Pelalawan ada dua titik kebakaran. Pertama di Desa Merbau Kecamatan Bunut yang kondisinya masih ada titik api dan begitu juga di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti masih dilakukan pemadaman.

Kemudian di Kabupaten Siak, Kampung Tasik Betung Kecamatan Sungai Mandau juga masih ada titik api dan asap tebal. Lalu di Desa Sekip Hilir Kecamatan Rengat, Kabupaten Inderagiri Hulu juga masih ada satu titik api

"Kabupaten Indragiri hilir satu titik di Desa Simpang Kateman Kecamatan Pelangiran kondisi masih ada titik api dan asap dan dilakukan pemadaman dan pendinginan," ungkapnya.

Saat ini lanjutnya ketersediaan sarana operasi udara terdapat dua unit helikopter patroli. Kemudian satu helikopter kementerian Kehutanan, helikopter BNPB dan helikopter bom air BNPB.***red/rfm