Riaubertuah, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah merampungkan perbaikan jalan sepanjang 47 kilometer dari target 60 kilometer pada 2026. Capaian tersebut mendapat dukungan dari DPRD Pekanbaru yang berharap pembangunan infrastruktur jalan terus dipercepat agar keluhan masyarakat terhadap kerusakan jalan selama bertahun-tahun dapat teratasi.
Ketua Fraksi PAN DPRD Pekanbaru yang juga anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Pasla, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah kota dalam membenahi sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
"Kita mendukung Pemko yang sedang giatnya menyelesaikan pekerjaan perbaikan jalan di Kota Pekanbaru," kata Roni, Jumat (30/10/2026).
Ia menilai, percepatan perbaikan jalan menjadi langkah penting untuk menjawab persoalan pembangunan yang selama ini dirasakan masyarakat. Terlebih, menurut Roni, ketimpangan prioritas pembangunan pada masa pemerintahan sebelumnya telah membuat sejumlah kebutuhan infrastruktur warga belum tertangani secara optimal.
Roni menyebut masyarakat telah merasakan kondisi tersebut selama lebih dari tujuh tahun. Ia menilai, pemerintah sebelumnya lebih memprioritaskan penyelesaian pembangunan kawasan perkantoran di Tenayan Raya.
"Pemko tentu diharapkan mampu mendengarkan keluhan warga kota yang hampir tujuh tahun lebih merasakan dampak dari ketimpangan prioritas pembangunan. Pemerintah sebelumnya lebih memprioritaskan penyelesaian pembangunan perkantoran Tenayan," ujarnya.
Karena itu, Roni berharap kebijakan pembangunan infrastruktur saat ini dapat memberikan perhatian lebih merata terhadap kebutuhan masyarakat. Perbaikan jalan, menurutnya, tidak boleh hanya terpusat pada kawasan tertentu, tetapi perlu menjangkau berbagai wilayah Kota Pekanbaru.
Sementara itu, berdasarkan perkembangan pekerjaan hingga Kamis (29/10/2026), Pemko Pekanbaru telah menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 47 kilometer. Dengan target keseluruhan mencapai 60 kilometer hingga akhir 2026, pemerintah kota masih harus menuntaskan sekitar 13 kilometer jalan.
Dalam pemantauan progres pembangunan tersebut, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung meninjau beberapa lokasi pekerjaan.
Peninjauan dilakukan di sejumlah ruas jalan, khususnya kawasan Rumbai. Beberapa titik yang dipantau meliputi Jalan Pembina, Jalan Lingkar Danau Buatan, Jalan M Nur, Jalan Siak I, Jalan Siak IV, hingga Jalan Pesisir.
Roni berharap pekerjaan yang masih tersisa dapat diselesaikan sesuai target. Dengan demikian, manfaat pembangunan infrastruktur dapat segera dirasakan masyarakat, terutama warga yang selama ini menghadapi persoalan akses jalan rusak.
Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah. Partisipasi masyarakat juga diperlukan agar infrastruktur yang sudah diperbaiki dapat bertahan dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia mengajak warga untuk ikut menjaga kondisi jalan, memperhatikan kebersihan lingkungan, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi merusak fasilitas umum.
"Selanjutnya kita harap masyarakat ikut berpartisipasi dalam bentuk menjaga lingkungan dan kebersihan," tutupnya.
Dukungan DPRD Pekanbaru tersebut menjadi bagian dari dorongan agar program perbaikan infrastruktur terus berjalan. Dengan sisa target sekitar 13 kilometer, penyelesaian pekerjaan hingga akhir 2026 menjadi pekerjaan rumah Pemko Pekanbaru untuk memastikan pemerataan pembangunan jalan di seluruh wilayah kota.***adv
.png)

